Bunda, Seperti Ini Rasanya Kontraksi Menjelang Persalinan

Rasa sakit saat melahirkan adalah salah satu ketakutan yang sering dipikirkan wanita hamil. Terutama jika ini adalah pekerjaan pertama, adalah wajar bahwa ibu tidak tahu apa kontraksi yang terjadi sebelum kelahiran. Untuk menjawab ini, lihat informasi lengkap dalam ulasan ini.

Rasa sakit yang terjadi selama kontraksi sebelum kelahiran tentu berbeda dari rasa sakit pada umumnya. Rasa sakit yang dialami belum tentu sama untuk semua wanita. Itu tergantung pada persiapan fisik dan mental dari kelahiran, serta faktor-faktor lain, seperti dukungan dan motivasi selama persalinan.

BACA JUGA: Kiat Hitung Usia Kehamilan

Ilustrasi nyeri saat kontraksi

Citra kontraksi yang dirasakan tidak dapat dijelaskan hanya dengan kata-kata, karena semua yang lain mengalami ketika mereka mengalaminya. Namun, ada beberapa indikasi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kontraksi sebelum kelahiran, yaitu:

  • Kontraksi sebelum kelahiran sedikit mirip dengan kram menstruasi. Kontras dari kontraksi ini akan beberapa kali lebih parah daripada kram menstruasi perut.
  • Sensasi kontraksi juga mirip dengan perut kembung atau “mengi,” yang membuat ibu merasa tidak nyaman. Jika rasa ini tidak berkurang bahkan setelah buang atau buang air besar, ini mungkin merupakan indikasi bahwa pekerjaan sedang mendekat.
  • Semakin pendek jarak kontraksi dan semakin intens intensitas nyeri, semakin pendek waktu kelahiran. Tentu saja, ibu dapat mencatat kapan dan untuk berapa lama kontraksi terjadi dan seberapa parah rasa sakitnya.
  • Pada saat bayi lahir, kontraksi menjadi lebih kuat dari upaya untuk menangkal ketidaknyamanan bayi di sekitar perut, mulai dari depan, kanan dan kiri dari perut ke belakang.

Kontraksi yang tidak selalu merupakan tanda bahwa ibu akan melahirkan, Anda tahu, bisa menjadi hasil dari kelelahan, dehidrasi atau berdiri terlalu lama. Apalagi ada panggilan kontraksi palsu atau Braxton Hicks yang dapat terjadi pada kehamilan kuartal terakhir dan mekanisme tubuh untuk mempersiapkan rahim untuk melahirkan. Namun, kontraksi yang menyebabkan kontraksi memiliki intensitas yang lebih besar, kontraksi yang lebih sempit dan nyeri yang terus-menerus.

Kiat mengurangi rasa sakit selama kontraksi

Nyeri dirasakan ketika kontraksi terjadi sebelum kelahiran. Meski begitu, ibu tidak perlu khawatir. Dokter dapat menyediakan beberapa jenis perawatan untuk menghilangkan rasa sakit.

Selain obat-obatan, ada beberapa cara untuk menghilangkan rasa sakit dengan mengontrak sambil menunggu waktu pengiriman. Apalagi jika hasil penyelidikan masih kecil. Opsi-opsi ini termasuk:

  • Lakukan kegiatan yang dapat mengalihkan perhatian Anda dari rasa sakit, seperti menonton televisi atau berjalan di sekitar rumah atau panti jompo.
  • Berusaha bersantai dengan menunjukkan bahwa rasa sakit adalah hadiah yang harus dinikmati di dunia ibu sebelum bayinya lahir.
  • Cobalah tidur untuk menyiapkan energi yang diperlukan di kemudian hari dalam pekerjaan.
  • Buat suara gutara. Meskipun kedengarannya aneh, bentuk ini efektif dalam menghilangkan rasa sakit yang Anda tahu. Lakukan ini saat Anda berkonsentrasi pada pernapasan.
  • Misalnya, pijat kaki, lengan atau punggung bagian bawah. Sang ibu dapat meminta pasangan atau keluarga untuk meminta bantuan. Jenis perawatan ini sangat efektif sehingga ibu lebih rileks dan lebih baik dalam menangani pekerjaan.

Bagaimana kontraksi tidak dapat diketahui secara pasti sebelum mengalaminya sendiri. Tetap tenang dan cobalah menikmati setiap proses sehingga waktu kontraksi lebih mudah untuk diatasi. Ingat, semua upaya untuk menahan rasa sakit yang diderita ibu secara alami akan digantikan oleh perasaan bahagia ketika Little lahir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *