5 Bahan Alami yang Bisa Mengobati Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue dan ditularkan ke manusia melalui nyamuk aedes aegypti. Demam berdarah atau DBD dapat menyebabkan trombosit atau sel darah putih di tubuh Anda turun drastis, dan menyebabkan pendarahan internal yang bisa merusak organ atau jaringan sehat di tubuh.

Namun sayangnya, tidak ada obat untuk demam berdarah. Biasanya, dokter Anda akan menyarankan agar Anda mengonsumsi obat-obatan seperti acetaminophen atau aspirin untuk mengobati beberapa gejala, seperti demam, penghilang rasa sakit, dan untuk meredakan pendarahan.

Baca Juga: Macam-Macam Buah Yang Baik Untuk Ibu Hamil

Meski begitu, tak ada salahnya mencoba beberapa obat alami atau herbal untuk mempercepat proses penyembuhan demam berdarah. Mari kita lihat, obat alami melawan demam berdarah yang bisa Anda gunakan selanjutnya.

1. Jus jambu
Buah jambu biji memiliki trombin yang bisa merangsang trombopoietin lebih aktif, sehingga bisa memicu terbentuknya fragmen darah baru. Kemudian, karena penderita demam berdarah sebaiknya mengonsumsi makanan atau minuman yang mudah dicerna, sebaiknya terlebih dahulu mengolah jambu biji dalam jus yang lembut. Kandungan air juga bagus untuk mencegah dehidrasi.

Jambu itu kaya akan quercetin, senyawa kimia alami yang bisa ditemukan pada berbagai jenis buah dan sayuran. Quercetin bisa menekan pertumbuhan virus dengue di tubuh pasien demam berdarah. Karena itu, jangan lewatkan manfaat jambu ini untuk melawan infeksi virus secara alami.

2. Angkak
Banyak penelitian telah dilakukan untuk menunjukkan bahwa angkak adalah obat alami melawan demam berdarah. Perhatikan bahwa angkak adalah sejenis nasi coklat cina yang difermentasi dengan ragi monascus purpureus. Sebuah studi oleh IPB pada tahun 2012 menunjukkan bahwa pemberian kapsul angkak dapat meningkatkan trombosit pada tikus putih dan menghasilkan trombositopenia (trombosit dalam darah rendah).

Seperti kita ketahui, pasien dengan DH memiliki kadar platelet rendah yang memperburuk penyakit. Dengan pemberian angkak yang bisa membantu meningkatkan kadar trombosit, penderita DH dapat pulih lebih cepat.

3. Echinacea
Echinacea adalah salah satu ramuan yang paling umum digunakan untuk mengobati demam dan flu di masyarakat Amerika Utara. Menurut Journal of Clinical and Biomedical Research of Pakistan, echinacea dapat memicu produksi protein dan interferon tambahan, sebagai respon terhadap serangan bakteri dan virus. Oleh karena itu, echinacea dapat merangsang sistem kekebalan tubuh dengan mengoptimalkan kemampuan sel darah putih untuk mengobati infeksi virus, termasuk virus dengue.

4. Daun pepaya
Dua periset India telah meninjau kembali laporan penelitian yang telah dibuat dan menemukan bahwa ekstrak daun pepaya dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit dalam darah penderita demam berdarah dengue. Hal ini diduga karena daun pepaya dapat membantu menstabilkan dinding sel darah, sehingga virus dengue tidak mudah menghancurkannya.

Anda bisa menggunakan 50 gram daun pepaya sebagai obat alami melawan demam berdarah dengan cara mencuci dulu dengan air sampai bersih. Lalu, hancurkan daunnya sampai halus, tapi jangan bubuk. Kemudian, Anda bisa mencampur air dan meremas tumbukan air daun pepaya. Minum air putih dari daun pepaya 3 kali sehari.

5. Makan buah atau sayuran yang kaya kandungan vitamin C
Vitamin C, juga dikenal sebagai asam askorbat, memiliki beberapa peran penting dalam tubuh. Ini membantu dalam perbaikan, pertumbuhan dan perkembangan jaringan sel tubuh. Penting untuk dicatat bahwa vitamin C Daoat memberi kekuatan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan antibodi dan produksi sel darah putih.

Anda bisa mengonsumsi buah-buahan seperti jambu mete, lemon, jeruk, pepaya, stroberi, kiwi dan mangga untuk membantu proses penyembuhan DBD. Sedangkan sayuran kaya akan vitamin C yang bisa dikonsumsi saat terkena demam berdarah, kol, brokoli, kembang kol dan labu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *